Batik Lasem | Batik Tulis Lasem Rembang

Batik Lasem | Batik Tulis Lasem Rembang Jawa Tengah

Batik Lasem | Batik Berkelas Khas Kota Lama Laosam | Sejarah, Penjelasan Batik Laseman, Ciri Khas, Karakteristik Batik Tulis Lawasan Laseman Rembang Jateng | Batik Tulis Lasem Rembang | Batik Khas Dari Kota Pesisiran Jawa Tengah | Jakarta, Indonesia 2017

Contoh gambar batik motif Sekar Jagad Tiga Negeri, 3 Warna Serangkai khas batik tulis kota Laseman Rembang

Kain tekstil tradisional batik tulis yang bercorak warna berani dan variatif ; ciri khas batik lasem yang egaliter, yang tak hanya dipakai golongan ningrat dan kalangan tertentu sejak dulu.

batik lasem, kain tekstil tradisional batik tulis corak warna berani

BatikTigaNegeri.Com

 

Dari selembar kain batik, bertutur pesan batik, cerita sejarah dan narasi kehidupan tradisi budaya berbudi luhur di Nusantara. Demikian pula yang terungkap dari selembar kain batik tulis lasem Sekar Jagad.

Juga corak motif batik tulis Lasem terkenal ; Sekar Mulyo, serta motif motif batik tulis Laseman, Rembang pesisir utara Jawa Tengah Indonesia pada umumnya.

Batik Lasem yang berciri khas egaliter, pemakaiannya tak hanya milik kalangan Ningrat, namun memiliki pakem klasik dengan pilihan corak warna dan ragam hias variatif dan berani.

Pesan batik pertama, menampilkan keindahan ragam corak-corak motif warnanya bagi siapa saja yang memandangnya, dan menjadi citra milik kepribadian pemesannya.

Pesan batik kedua, mencitrakan estetika aneka ragam motif batik yang terlukis, dan tergambar pada selembar kain bahan busana pakaian, baik bagi yang melihatnya maupun pemakainya.

Pesan batik yang ketiga ; ada tutur cerita yang disampaikan, narasi sejarah perjalanan tradisi dan budaya, lebih dari sekedar selembar kain pembungkus badan, penutup aurat demi asa kehormatan, norma, kederajatan dan etika seorang manusia yang beradab, sebagai warga semesta peradaban, warga tradisi dan budaya.

Batik Lasem, aneka ragam hias corak dan motifnya telah menghiasi ragam busana, baju pakaian adat, tradisional, pakaian klasik dan modern mulai dari sarung, kebaya, blus tekstil garmen, blazer. Menjadi pakaian kebanggaan para pengusaha, peragawan, seragam kantor, seragam baju dalam menjalankan pekerjaan.

Kain kerajinan tekstil tradisional dari kota Lasem yang kini menjadi busana modern, sesuai untuk tampilan klasik dengan ragam pilihan warn-warna kontemporer yang populer, diminati, dicari di berbagai kota diantaranya ; Palembang, Daerah Istimewa Yogyakarta, Garut, Semarang, Jakarta, Yogyakarta dan mudah di dapat di gerai, toko kain kerajinan tradisional, butik batik terkenal serta di kota-kota tujuan pariwisata, kios-kios di pasar pesisir utara Jawa Tengah.

Kain batik klasik Lasem, batik modern dari kota Lasem Rembang memiliki beragam gaya populer, kontemporer. Menjadi inspirasi fashion dan mode model baju batik 2014, 2015, model baju 2016.

Pengembangan kombinasi batik tulis Lasem kombinasi rangrang, batik tulis model gamis, brocade (tekstil garmen wanita, dress clothing, kek batik Malaya) berkembang dan terinspirasi dari perjalanan sejarah, motif-motif kain tekstil tradisional yang berasal dari kota tua Lasem rembang Jawa Tengah ini.

Pakaian busana muslim, gaun, kebaya pesta, rok, blazer, blus, seragam, polo shirt, kaos oblong, celana, sarung, sarung model celana, syal (scarf) terwarnai dari corak-corak tradisional kain tradisional khas Nusantara ini.

Motif-motif pola gambar kutu, serangga, sketsa gambar flora fauna, pemandangan laut, motif geometri, abstraksi, pola motif jenis batik yang mewarnai ornamen ragam hias sarung batik Lasem.

Juga sarung tangan, jok mobil, set sprei bed, kasur bantal guling, sarung meja kursi, taplak, tas, syal (scarf), sarung tv led, sarung tangan motor juga kerajinan produk home decor.

Batik Lasem Rembang, menjadi bagian dari kebanggaan batik sebagai khasanah budaya busana pakaian Nasional. Kain seni kerajinan tradisional Nusantara yang telah mendunia.

Batik Lasem, merupakan ragam batik khas Indonesia. Diantara ragam batik khas Solo Jogja, Pekalongan Cirebonan dan berbagai sentra batik khas daerah Nusantara.

Read More | Baca selengkapnya batik tulis Solo asli lawas Sogan

Batik yang dihargai dan diakui serta ditetapkan UNESCO, sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009, di Paris, kiblatnya adi busana, pusatnya desainer perancang busana, sentralnya trend fashion dunia, mode kelas dunia, Perancis.

Pakaian sehari-hari seperti baju pesta pengantin, kemeja formal, kemeja casual, baju seragam kerja, baju seragam sekolah, seragam kantor, seragam pramugari maskapai penerbangan yang terkenal Garuda Indonesia, Batik Air juga membawa pesan, perlambang serta simbolisasi seni visual ; ialah kain tradisional khas kebanggaan Nusantara ; kain batik.

Batik Lasem Sekar Jagad Dan Penjelasannya | Batik Tulis Laseman Rembang

Paduan pengaruh budaya Tionghoa dan Jawa, warna-warna khas dan warna kesukaan, warna yang memiliki makna filosofis kepercayaan etnis Tionghoa berpadu dengan budaya Jawa, menjadi ciri khas batik Lasem Sekar Jagad dan penjelasannya.

Batik tulis Laseman Rembang, batik tulis Lasem Rembang Jawa Tengah Indonesia. Meski terdapat adanya kemiripan yang sama-sama berasal dari daerah pesisiran utara Jawa Tengah, batik tulis lasem, motif batik lasem dengan batik pekalongan.

Batik khas Lasem tetap memiliki keanekaragaman ragam hias, pola-pola motif khas daerah yang tersendiri dan berbeda. Contoh gambar batik lasem Indonesia.

batik lasem, kain tekstil tradisional batik tulis corak warna berani

BatikTigaNegeri.Com

 

Batik Lasem Sekar Jagad, dan penjelasannya. Sekar Jagad, Sekar Mulyo adalah batik motif yang memiliki pakem batik klasik, salah satu corak motif kain batik khas Indonesia.

Sekar Jagad mengandung pesan makna dan arti yang hendak disampaikan dari motif ini. Pesan makna dan arti ragam hias motif dari batik Sekar Jagad ialah menampilkan kecantikan, keindahan universal.

Sekar (bahasa Jawa) sinonim dari kata bunga, bunga mengandung arti dan menyampaikan pesan makna ; kecantikan, keindahan universal. Karena bunga, rangkai bebungaan mewakili simbol dan perlambang keindahan.

Jagad (bahasa Jawa) padanan kata dari Semesta, dan Sekar Jagad menyimpan pesan makna ; aneka ragam semesta keindahan dan kecantikan.

Ada pula yang mengartikan Sekar Jagad, berasal dari kata “Kar Jagad”. Kar (bahasa Belanda), Kar berarti Peta, Jagad berarti Semesta, motif ini melambangkan pesan paduan harmoni keindahan keanekaragaman jagad raya pada selembar kain bahan busana, tekstil tradisional pakaian adat dari masa lalu.

Contoh bahan malam alami untuk membuat batik Lasem, batik tulis Lasem Rembang Alusan berkualitas tinggi.

Bahan Malam Alami Untuk Membuat Batik Lasem

BatikTigaNegeri.Com

 

Sebagai motif pakem batik klasik, batik Lasem Sekar Jagad tiga negeri, yang dikerjakan dan dibuat dari penghasil perajin batik daerah Lasem Rembang, memiliki ciri khas karakteristik batik khas daerah dengan kelas tersendiri.

Ciri khas hasil karya seni rupa kain batik daerah ini memliki corak warna merah Jengger Ayam yang khas, dan pilihan corak-corak warna yang berani.

Ada pula yang menambahkan arti makna, bahwa Sekar Jagad juga merupakan wujud sebuah sikap karakter Segara Wisesa, sikap dan perilaku yang mampu menerima keaneragaman, mampu menerima dan mengelola kemajemukan semesta alam.

Sikap dan perilaku kemampuan menjaga keseimbangan hubungan antara mikrokosmos dengan makrokosmos, sebagaimana filosofi batik khas Jawa pada umumnya, sebagaimana juga sejarah batik tulis lasem, kain tekstil tradisional laseman yang berasal dari daerah pesisir pulau Jawa, kota Lasem Rembang Jawa Tengah.

Pakem motif ragam hias klasik batik Lasem Sekar Jagad, Sekar Mulyo yang dikerjakan , dibuat di kota Lasem Rembang, yang lebih dikenal dan populer sebagai batik Laseman Rembang memiliki kekhasannya yang tersendiri.

Meskipun motif klasik ragam hias Sekar Jagad juga menyebar di daerah lain di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat serta amat diminati sebagai ragam hias batik berkelas di Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Kabupaten Indramayu, kota Tasikmalaya, kota Pekalongan terutama adalah salah satu dari beberapa kabupaten kabupaten di Indonesia.

Yang juga memiliki sejarah kain seni kerajinan tekstil batik selain daerah-daerah lain, dimana batik hampir menyebar secara merata di berbagai daerah penghasil batik lainnya.

Hampir semua daerah-daerah itu memiliki cara khas mengekspresikan karya seni rupa kerajinan kain tekstil tradisional batik, termasuk cara khas melipat dan gaya memakai kebaya batik. Dan kain kebaya batik Lasem amat disukai di kota Semarang, Surabaya, Jakarta.

Sejarah Batik Lasem | Kain Tradisional Batik Tulis Khas Kota Lasem Rembang Jawa Tengah

Pengaruh budaya Tionghoa, warna-warna khas dan warna kesukaan, warna yang memiliki makna filosofis kepercayaan etnis Tionghoa menjadi ciri khas batik tulis Lasem Rembang Jawa Tengah Indonesia.

Batik tulis premium yang memiliki ciri khas karakteristik egaliter, elegan, terbuka serta memakai corak warna-warna berani yang menjelaskan pengertian sejarah batik Lasem, kain tradisional batik tulis khas kota Lasem Rembang Jawa Tengah.

Pengaruh corak warna khas budaya Tionghoa pada batik tulis asli Laseman Rembang sangat mempengaruhi setiap produk-produk batik dari pesisiran Jawa Tengah ini

batik lasem, kain tekstil tradisional batik tulis corak warna berani

BatikTigaNegeri.Com

 

Di antara kota-kota pesisir utara pulau Jawa, kota-kota penghasil karya seni kerajinan batik tulis, daftar harga batik Lasem Rembang menempati kelas tersendiri.

Sebagai penghasil batik tulis alusan dengan pengerjaan hasil dari ketekunan, kesabaran, kecermatan, pilihan corak warna kreatif dan berani, tak lepas dari perjalanan sejarah, pengaruh budaya luar yang tersimpan dari narasi selembar kain batik tulis dari kota Lasem Rembang.

Kota Lasem Rembang Jawa Tengah, kota pesisir utara pulau Jawa. Seperti juga kota-kota lain yang memiliki status sebagai sentra perajin, pusat penghasil kain tradisional batik khas daerah, serta kota-kota pusat grosir dan jual beli perdagangan kain tekstil sepanjang pesisir utara Jawa.

Lasem, Rembang lalu daerah Bakaran Pati, Kabupaten Kudus, Jepara, kemudian Pekalongan, daerah Wiradesa, Cirebon, Indramayu adalah sebagian kecil dari kota-kota penghasil karya seni rupa. Karya visual, seni kerajinan tekstil yang khas kedaerahan dari kelimpahan khasanah kekayaan tradisi budaya Nusantara, Indonesia.

Lasem Rembang terkenal dengan kain tekstil. Kota Pekalongan, kota Surakarta, Cirebon, Indramayu, Kudus, Tasikmalaya, Daerah Istimewa Yogyakarta, sentra grosir konfeksi Tegal Gubug adalah lingkaran distribusi perdagangan tekstil, jual beli grosir konfeksi. Dan yang secara skala Nasional terbesar di pusat grosir tekstil Tanah Abang Jakarta Pusat.

Lingkaran perjalanan distribusi tekstil tradisional, pertukaran dan jual beli grosir perdagangan kain seni kerajinan batik pesisir Jawa. Lasem khususnya yang salah satunya berujung di pusat grosir tekstil terbesar nasional Tanah Abang Jakarta Pusat.

Dan juga tersebar di berbagai toko, gerai, showroom, butik batik terkenal dan populer di kota-kota seluruh Indonesia dan mancanegara, tak lepas dari perjalanan sejarah batik Lasem dan sejarah kota Lasem Rembang itu sendiri.

Sejarah Batik Lasem

Sejarah batik Lasem, cerita yang menyertainya, narasi dari pesan yang tertuang pada batik tulis lasem dan mewarnai pada tiap lembar kain tekstil tradisional khas Lasem.

Kain seni kerajinan batik yang kini berkembang menjadi batik modern kontemporer, juga berkembang menjadi seni batik (batik art) ; eksperimentasi dan eksplorasi kreasi seni batik, serta berkembangnya produk industrialisasi tekstil tradisional batik tulis yang menjadi batik cap, batik printing.

Semua perkembangan itu tak lepas dari peranan dan kehadiran para imigran etnis Tionghoa yang telah menyatu dan berpadu tradisi serta budaya di Lasem Rembang sejak lama, bahkan sebelum era masa kerajaan Majapahit yang menjadi pemahaman dan pengertian batik lasem serta sejarahnya.

Lasem, City Of Mini China Town

Lasem (Lao Sam), pada abad ke-14 sampai 15 telah menjadi tempat berkembangnya para imigran, pendatang dari Tiongkok China terbesar di Jawa, selain kedatangan di daerah lain.

Di Sampotoalang (kini Semarang) serta Ujung Galuh (kini Surabaya). Kedatangan lawatan muhibah armada besar Cheng Ho ke Jawa, duta kekaisaran China masa Dinasti Ming yang hendak menjalin membina hubungan bilateral, hubungan dagang dan budaya dengan Majapahit.

Legitimasi hubungan bilateral ini menempatkan mereka untuk mengembangkan aktivitas perniagaan, dan banyak yang tinggal serta menetap tinggal di daerah pesisir utara Pulau Jawa. N.J. Krom menyebutkan, mini China town telah ada pada masa Kerajaan Majapahit sejak 1294-1527 M.

Bukti adanya bangunan-bangunan tua berarsitektur China, seperti pemukiman Pecinan dengan bangunan khas Tiongkok serta adanya kelenteng tua tak jauh dari jalur perdagangan sepanjang aliran Sungai Babagan Lasem menguatkan hal ini.

Pengaruh budaya Tionghoa di Lasem, bangunan tua kota Lasem berarsitektur khas budaya China menjadi benang merah sejarah batik lasem dan penjelasannya.

Dan warna-warna khas, warna kesukaan, warna yang memiliki makna filosofis kepercayaan etnis Tionghoa yang berpadu dengan budaya Jawa menjadi ciri khas batik tulis Lasem Rembang Jawa Tengah Indonesia.

Menempatkan daftar harga batik lasem dengan ciri khasnya sebagai batik tulis alusan khas Laseman Rembang di kelas tersendiri

Batik Lasem | Bangunan Khas Kota Lasem

BatikTigaNegeri.Com

 

Perkembangan batik Lasem terutama, sangat dipengaruhi oleh budaya dan tradisi Tionghoa di Lasem Rembang, dan dimulai sejak masa kehadiran Na Li Ni, seorang puteri dari Champa, istri salah satu anggota ekspedisi lawatan muhibah kenegaraan dari negeri China yang dipimpin oleh laksmana Cheng Ho pada 1405-1433.

Dari pertemuan ekspedisi inilah, yang memperkenalkan gaya baru, corak-corak warna dan cara pembuatan batik Lasem kental dari pengaruh paduan budaya tradisi dari Tionghoa, baik pada corak warna maupun pilihan motif-motifnya.

Dan Pada sekitar tahun 1860-an, batik tulis Lasem mengalami perkembangan dan masa kejayaan keemasannya. Usaha batik waktu itu menjadi semacam usaha substitusi yang sangat menguntungkan selain usaha perdagangan candu di masa itu.

Batik lasem di sebut sebagai salah satu dari sekian banyak varian klasik di nusantara, dengan berbagai bentuk, corak dan varian yang terdapat di beberapa museum nasional sebagai bukti literatur. Salah satu dari sekian banyak varian yang biasa di kenal atau biasa disebut dengan istilah pakem batik klasik.

Dengan pola corak yang khas serta perpaduan warna yang berani juga mencolok serta di dukung dengan motif-motif yang beraneka ragam yang khas dengan tetap mempertahankan kualitas dan keindahan sebagai batik alusan nan elegan.

Batik ini populer dengan sebutan batik tulis Kendoro Kendiri atau bisa di sebut batik pesisiran Laseman.

Kehidupan laut, kehidupan tradisi budaya melaut menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi ragam hias motif motif batik Lasem. Aneka ragam hias motif dari dekorasi ragam hayati kehidupan laut ada pada motif motif batik tulis Lasem

Pengaruh Kehidupan Laut dan Pantai pada batik Lasem

BatikTigaNegeri.Com

 

Ciri batik ini memiliki kekhasan yang berbeda dengan batik Solo dan Jogja dimana batik tulis alusan tetap menggunakan motif dan corak pakem kraton, dimana motif dan coraknya eksklusif serta khusus untuk golongan kalangan ningkat saja pada masanya.

Batik Lasem Rembang disebut sebagai salah satu varian batik klasik, atau biasa disebut pakem batik tulis yang memiliki pola serta corak warna dengan kekhasannya tersendiri sebagai batik alusan khas pesisiran utara pulau Jawa.

Dan disebutkan dalam beberapa literatur tentang batik klasik Nusantara, yang juga terdapat di beberapa tempat museum batik nasional.

Pengaruh budaya Tionghoa, warna-warna khas dan warna kesukaan, corak warna, ragam hias motif-motif bunga yang memiliki makna filosofis kepercayaan etnis Tionghoa menjadi ciri khas batik tulis Lasem Rembang Jawa Tengah Indonesia yang berpadu dengan budaya Jawa.

Motif motif rangkaian aneka ragam hias bunga bunga mewujud menjadi salah satu motif klasik batik lasem sekar jagad, sekar mulyo yang menuturkan kisah perjalanan sejarah batik lasem dan penjelasannya

batik lasem, kain tekstil tradisional batik tulis corak warna berani

BatikTigaNegeri.Com

 

Batik tulis ini memiliki paduan kreasi corak warna yang berani dan mencolok dengan aneka ragam hias motif-motif campuran batik peranakan, paduan pengaruh budaya Tionghoa dengan paduan khas tradisi budaya Jawa.

Dan paduan khas itu menghasilkan kreasi karya cipta seni kerajinan tekstil tradisional yang khas, indah serta elegan sebgai kain bahan baju batik, kebaya, brocade kombinasi, batik coupel, batik seragam sarimbitan.

Batik tulis alusan yang liat sarat makna dan ekspresi yang memiliki ciri egalitarian, dimana kreasi batik serta pemakaiannya lebih terbuka, dan umum penggunaannya bagi berbagai kalangan.

Atau pemakaian batik untuk berbagai ragam kelas lapisan masyarakat secara luas dari berbagai macam etnis pemakainya menjadi ciri khas batik Laseman secara sosial maupun kultural.

Perkembangan batik Laseman ini dipengaruhi oleh unsur-unsur seni dan budaya negeri seberang, yaitu Tiongkok dan Campa yang menghasilkan kreasi dan tradisi seni budaya yang kaya serta positif.

Menetapnya orang-orang China dan Campa di Lasem yang membaur dengan penduduk lokal lambat laun melahirkan akulturasi kebudayaan maupun paduan tradisi kreatif terutama pada seni batik itu sendiri.

Batik Laseman pernah beberapa kali mengalami masa kejayaan dalam produksi dan pemasarannya dari sejarahnya. Perkembangan terkini dan terbaru, amat mudah untuk menemukan produk batik Laseman di sudut-sudut kota Lasem Rembang, bahkan di butik-butik batik yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Kota Tua, Kota Pusaka Lasem

Peneliti seperti Borel, Ong Eng Die, Reid, Salmon, Wang Gong Wu, serta beberapa peneliti lainnya menyatakan, kehadiran pendatang imigran dari Tiongkok di Nusantara.

Kehadirannya dimulai dari pesisir pantai selatan Fujian serta Guangdong China. Tinggal dan menetap di Lasem Rembang jauh sebelum era kerajaan Majapahit, menjelaskan keberadaan sejarah kota tua, kota pusaka Lasem.

Populasinya di kota Lasem Rembang, menempati urutan ketiga populasi terpadat setelah Batavia dan Semarang antara rentang waktu abad 19 sampai awal abad 20 yang membawa pengaruh di segala bidang ; kebudayaan, tradisi, ekonomi jual beli perdagangan, serta khususnya perkembangan sejarah batik Lasem.

Contoh gambar, foto malam batik, malam alami untuk membuat batik Lasem alusan. Gambar persiapan cara pembuatan proses membatik.

foto malam batik, batik Lasem alusan | Gambar persiapan cara pembuatan proses membatik.

BatikTigaNegeri.Com

 

Muncul gagasan untuk menyatakan kota Lasem sebagai kota Pusaka (Heritage City). Ditemukannya banyak tempat situs pusaka (heritage site) dan budaya khas yang sejak dahulu melekat pada kota Lasem menguatkan ide gagasan ini.

Ide dan gagasan sebagai kota pusaka terbagi menjadi 3 kelompok bidang ; pusaka alam (Natural Heritage), pusaka budaya (Cultural Heritage) dan pusaka saujana (Cultural-Landscape Heritage) dimana ketiga hal ini, kota Lasem Rembang memiliki semua potensinya.

Foto seorang pembatik, kegiatan membatik yang didominasi kaum perempuan, kaum wanita yang memiliki tingkat ketelitian, ketekunan, kecermatan tinggi untuk menciptakan karya seni kerajinan tangan kain tradisional batik Lasem alusan khas kota Lasem Rembang.

Pembatik membuat batik Lasem

BatikTigaNegeri.Com

 

Batik Lasem Khasnya Batik Tulis Tradisional Pesisiran Jawa Tengah

Pengaruh budaya Tionghoa, warna-warna khas dan warna kesukaan, warna yang memiliki makna filosofis kepercayaan etnis Tionghoa menjadi ciri khas batik tulis Lasem Rembang Jawa Tengah Indonesia.

Dan menempatkannya pada kelas harga batik tulis lasem yang tersendiri, menjelaskan karakteristik batik Lasem khasnya batik tulis tradisional pesisiran Jawa Tengah.

Ciri khas corak warna yang mewakili karakteristik batik tulis alusan Laseman, corak warna merah Jengger Ayam, yang tercipta karena kandungan mineral khas air yang digunakan untuk pencampuran warna, serta proses pembuatannya hanya dimiliki daerah Lasem.

Warna khas sebelum ditemukannya bahan bahan kimia pewarna modern untuk menciptakan warna klasik yang mendekati ciri khas batik tulis alusan klasik Laseman

batik lasem, kain tekstil tradisional batik tulis corak warna berani

BatikTigaNegeri.Com

 

Keberadaan imigran, pendatang dari Tiongkok inilah kemudian mempunyai peranan pada kreasi seni kerajinan tangan kain tekstil tradisional batik tulis Laseman Rembang.

Pengaruh budaya dan tradisi dari Tiongkok membuat karya seni kerajinan batik tulis Lasem Rembang memiliki corak warna, ragam hias dengan kekhasannya yang tersendiri, dan berpadu dengan corak-corak ragam hias serta corak warna tradisi budaya batik lokal.

Ragam hias motif maupun corak warna batik Lasem mendapat pengaruh corak simbolik tradisi Tionghoa yang bersanding dengan ragam hias motif-motif lokal menjadi ciri khas batik dari kota pesisir utara Jawa Tengah ini.

Di masa kejayaannya, mereka membuat kreasi kain batik panjang dan kain tokwi sebagai penutup meja altar persembahan menurut kepercayaan mereka.

Dan pada masa itu batik Lasem diekspor secara besar-besaran ke wilayah Singapura serta Sri Lanka. Menjelang akhir pada tahun 1970-an batik Laseman mulai mengalami masa kemunduran.

Dengan kenyataan menarik bahwa industri kain tradisional kerajinan buatan tangan, kain batik pada tahun 1970an mencapai titik puncak tertinggi dimana jumlah perusahaan home industri batik berada di angka 144 perusahaan batik dan pada tahun 2015 hanya terdapat 30 perusahaan batik tulis Lasem di seluruh Kabupaten Rembang yang bertahan.

Variasi Batik Modern | Batik Lasem, Batik Tulis Khas Kota Lasem, Rembang Pesisir Utara Jawa Tengah

Variasi batik modern, batik Lasem, batik tulis khas kota Lasem Rembang pesisir utara Jawa Tengah berasal dari paduan pengaruh budaya Tionghoa dan lokal Jawa.

Corak warna-warna khas dan warna kesukaan, warna yang memiliki makna filosofis kepercayaan etnis Tionghoa paduan budaya lokal Jawa menjadi ciri khas batik tulis Lasem Rembang Jawa Tengah Indonesia.

Contoh gambar ragam hias batik tulis Lasem motif burung Hong, Lok Can, Feniks, Phoenix. Burung legendaris kepercayaan serta mitos keabadian, pengorbanan, kelahiran baru menurut tradisi budaya Tionghoa.

Batik Lasem | Batik Tulis Lasem Motif Burung Hong | Motif Burung Feniks

BatikTigaNegeri.Com

 

Sejarah perkembangan ragam hias motif motif batik tulis Lasem, dan narasi batik Lasem memiliki aneka kisah serta perlambang simbolisme yang dituangkan pada karya seni kerajinan tekstil buatan tangan diambil dari kisah sejarah, alam, dan paduan perkawinan budaya Jawa-Tionghoa.

Ragam hias motif batik Laseman Rembang mendapat pengaruh corak simbolik tradisi Tionghoa yang bersanding dengan motif budaya dan tradisi lokal.

Usai batik diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO pada tahun 2009, industri tekstil tradisional seni batik Lasem yang sempat mengalami penurunan mulai bergairah dan bangkit kembali.

Perkembangan terbaru, dan terkini batik Lasem yang dahulu hanya beberapa keluarga di kota tua pecinan Lasem masih berjuang melanjutkan kelangsungan usaha batik warisan keluarganya, saat ini kembali marak.

Kini terdapat setidaknya lebih dari enam rumah batik di kota tua Lasem yang masih bercirikan batik khas ala Tionghoa serta lebih dari 120 rumah batik di seluruh Kabupaten Rembang.

Aneka ragam hias motif khas batik kota tua Lasem yang memiliki aneka jenis penamaan dan kisah dalam selembar kain yang belum sempat tercatat dan terdokumentasikan, serta hanya menjadi pola ragam hias warisan turun temurun.

Batik Lasem populer serta terkenal dengan corak warna khas pada warna merahnya. Disebut getih pitikdarah ayam” dan atau corak warna merah Jengger Ayam.

Pada zaman dahulu bubuk zat pewarna didatangkan rata-rata dari Jerman atau Eropa, begitu tercampur dengan air mineral daerah Lasem mencipta warna khas merah Jengger Ayam atau warna merah darah Ayam.

Saat ini, setelah pemakaian bubuk zat pewarna modern, warna khas batik klasik Lasem merah Jengger Ayam menjadi lebih beragam dan masih mendekati warna warna klasiknya batik tulis alusan khas Laseman Rembang.

Batik Lasem Lawasan

Contoh gambar batik lasem lawasan, batik lawasan tulis khas Lasem, yang memiliki kekhasan berbeda dibanding ragam hias batik lawasan Solo, batik lawas pekalongan.

 batik lasem lawasan, batik lawasan tulis khas Lasem

BatikTigaNegeri.Com

 

Batik lawasan amat digemari kolektor kolektor batik koleksi antik, salah contohnya batik lawasan Anne Avantie termasuk contoh batik koleksi terkenal.

Harga batik lawasan variatif tergantung kandungan nilai seni batik serta keutuhan dan keterpeliharaan batik sebagai narasi perjalanan sejarah batik Lasem itu sendiri.

Rata rata pengusaha batik Lasem dan pembatiknya terbiasa menyimpan khasanah aneka ragam hias motif motifnya dengan cara tradisional berdasar ingatan.

Keadaan ini dapat mengakibatkan rasa was-was dan kekhawatiran di kalangan pengusaha batik dan pembatik itu sendiri. Kebanyakan dari mereka membuat motif batik yang umum diturunkan para generasi terdahulu turun temurun.

Dan terkadang tanpa mengetahui makna perlambang dan simboliknya, terutama berkaitan dengan pemaknaan perlambang simbol Tionghoa-Jawa.

Narasi sejarah batik Lasem beserta kisah aneka ragam hias batik lawas yang direproduksi kembali pun menjadi kisah yang sering disebut sebagai pakem dengan pernyataan “sudah dari sananya seperti itu“.

Padahal, sejarah motif dan narasi batik Lasem memiliki aneka kisah dan simbolisme yang diambil dari kisah sejarah, alam, dan budaya tradisi Jawa-Tionghoa. Seperti contohnya motif Watu Kricak, Lok Can pun memiliki kisahnya sendiri.

Ragam hias motif Watu Kricak dari tutur ceritanya ialah motif pecahan-pecahan batu kris di masa kerja paksa zaman pendudukan Belanda. Proses masa pembuatan jalan raya zaman Daendels, dan batik menyimpan perjalanan sejarah yang menyertainya.

Batik Lasem memiliki kekayaan khasanah aneka ragam hias motif, diantaranya ; motif khas Babagan, seperti kawung Mbagan, kawung Suketan, Latohan (Ragam Hias Flora Sejenis Ganggang, Rumput Laut), dan motif motif Tionghoa.

Di tengah kegairahan meningkatnya kegemilangan batik tulis Lasem, rupanya masih terdapat sejumlah kekhawatiran seperti masalah regenerasi, kesejahteraan pembatik, pemasaran dan lainnya.

Berita baiknya, saat ini sudah ada 21 jenis motif batik Lasem yang telah terdaftar di HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Hal ini memungkinkan hasil karya cipta para pengusaha batik mendapat jaminan perlindungan hukum dari penjiplakan atau pembajakan motif.

Batik Lasem juga amat diminati, disukai, digemari di berbagai negara, sebagai produk unggulan tekstil tradisional yang sesuai update untuk berbagai mode gaya busana klasik, modern, kontemporer dan populer di ; Brunei, Malaysia, Singapura, Turki, Filipina, Hong Kong, India, Amerika Serikat, Argentina, Belanda, Australia, Prancis, Swedia, Kanada, Jerman, Inggris Raya, Spanyol, Italia, Polandia, Brasil, Jepang.

Kain batik Lasem, tenun ikat songket dengan aneka ragam hias motif-motifnya, aneka model dengan ciri khas dan karakteristiknya, adalah kain kelompok etnik sebagai khasanah kekayaan budaya Nusantara.

Seni kerajinan tangan tradisional Indonesia. Khasanah kekayaan tradisi budaya warisan dari para leluhur. Aneka ragam model fashion terbaru saat ini, berkembang dan terinspirasi dari sejarah kain tradisional khas Nusantara ini ; batik Lasem dan tenun ikat songket Indonesia.

Pakaian muslim batik dan tenun dapat dikombinasi dengan berbagai gaya fashion tekstil ragam kain pakaian modern.

Baik berupa gaun, kebaya pesta, rok, blazer, blus, seragam, polo shirt, kaos oblong, celana, sarung. Sarung model celana modern unik. Yang juga terwarnai dari corak-corak tradisional kain khas Nusantara ini.

Motif-motif gambar kutu serangga, sketsa gambar, flora fauna, pemandangan, motif geometri, abstraksi, pola motif jenis batik dan tenun juga terdapat pada ragam kain pakaian bermotif modern.

Aneka ragam motif-motif batik klasik, tenun ikat telah menjadi insiprasi dan mewarnai berbagai aneka ragam ornamen ragam hias berbagai kain tekstil modern fungsional.

Mulai dari sarung, sarung tangan, jok mobil, set sprei bed, kasur bantal guling, sarung meja kursi, taplak, tas, sarung tv led, sarung tangan motor, kerajinan produk home decor.

Cari batik kombinasi ragam kain pakaian tekstil modern, pesan batik online, hobi koleksi fashion? Aneka model baju batik, motif batik Solo, batik Surakarta, batik Lasem, batik Jogja, batik Pekalongan ?

Cari dan pesan batik motif sendiri? Aneka ragam motif  batik Lasem, Solo Surakarta Hadiningrat, motif batik Jogja, Pekalongan | sarung batik tulis | batik tulis kain bahan model baju seragam batik | sarung tenun ikat Troso Jepara untuk kombinasi busana pakaian etnik nan menarik?

Informasi dan Kabar Selengkapnya Hubungi Kami!

Memiliki Koleksi Batik, Tenun Ikat, Aneka Model Kerajinan Tekstil Wastra Khas Indonesia | Sama Artinya Turut Serta Memelihara Kekayaan Budaya Warisan Leluhur, Melestarikan Warisan Turun Temurun Nusantara.

Batiktiganegeri.com

Incoming search terms:

  • batik laseman
  • contoh motif batik lasem
  • seni batik tulis warna warna china
  • batik tulis lasem
  • Batik Tulis Lasem Kabupaten Rembang Jawa Tengah
  • contoh batik lasem
  • corak dan warna Batik tulis lasem